Selasa, 19 September 2017

Burung Parkit Australia (Cockatiel, Falk)

Burung parkit Australia merupakan salah satu jenis paruh bengkok yang popular akhir-akhir ini. Bukan karena suara dan bulu burungnya yang unik, burung ini juga memiliki perbedaan yang mencolok jika dibandingkan dengan jenis burung parkit lain. Selain ukuran tubuh yang besar, burung ini juga memiliki ciri ciri yang mudah dipahami dengan jambul yang lucu. Tak heran jika parkit Australia kini banyak dikoleksi oleh penggemar burung dari berbagai pelosok negeri.

Di beberapa daerah, banyak juga orang yang menyebutnya dengan burung palek, burung falk atau burung cockatiel. Ya, di negeri asalnya, burung ini pun memiliki beragam julukan lain. Di alam liar, burung palek dikenal dengan burung sosial yang gemar berkumpul dan terbang bersama kelompoknya. Sebagai hewan yang tidak suka menyendiri, disarankan bagi anda untuk memelihara minimal 2 ekor burung parkit Australia agar tidak kesepian. Burung falk yang kesepian dapat merasa stress dan memiliki rentang hidup yang pendek. Stress pada burung cockatiel dapat membuatnya mudah sakit dan akhirnya mati.

Pada beberapa kasus, burung cockatiel yang stress tidak mau makan. Bahkan menabrakan diri ke sangkar hingga cedera. Ini merupakan cara burung falk mengekspresikan perasaannya jika ia merasa kesepian. Namun hal ini ternyata dapat dimanfaatkan oleh anda jika ingin menjinakkan burung cockatiel.  Saat kesepian, burung cockatiel membutuhkan kehadiran anda, semakin sering diajak bercengkerama maka semakin cepat burung parkit Australia jinak di tangan. 




Jika burung palek sudah jinak, maka ia akan sangat setia kepada pemiliknya. Bahkan parkit Australia juga bisa dilatih untuk melakukan beberapa trik, seperti Fly to Me, Free Fly dan berbagai trik burung parkit lain. 

Untuk mendapatkan burung ini, anda bisa mencari di pasar tradisional atau langsung datang ke orang yang melakukan ternak parkit Australia. Di pasar burung Depok, Solo dan di pasar burung Jogjakarta, harga parkit Australia berkisar antara Rp 800.000,- per ekor dan Rp 450.000,- untuk harga anakan parkit Australia. Harga tersebut merupakan harga parkit Australia standar untuk warna kuning, ada beberapa jenis parkit Australia yang memiliki mutasi warna yang unik dan berbeda. Tentu saja, harga burung tersebut pun berbeda tergantung umur, tingkat jinak tidaknya burung tersebut, dan juga mutasi warna. 

Cara Merawat Parkit Australia, Falk atau Cockatiel


Jika anda memiliki burung parkit Australi, ada baiknya untuk memperhatikan beberapa aspek yang dapat mempengaruhi kondisi fisik dan kesehatan burung falk. Perlu diketahui bahwa parkit Australia merupakan jenis burung yang suka kebersihan. Burung ini pun rentan terhadap penyaki dan bakteri yang dapat melemahkan sistem tubuhnya. Untuk itu, perhatikan beberapa hal dalam cara merawat burung parkit Australia yang benar agar dapat hidup lama dan dapat dilatih. 

Kandang

Ukuran kandang harus besar karena burung parkit ini memiliki tubuh bongsor. Disarankan untuk memilih kandang kotak atau persegi panjang dengan ukuran 40x30x60 cm. Kandang yang besar akan membuat burung cockatiel leluasa dalam bergerak dan merentangkan sayap. Akan lebih baik jika anda memiliki ukuran kandang yang lebih besar daripada kandang persegi karena semakin besar kandang burung parkit Australia maka semakin minim resiko cedera yang dihadapi. Kandang yang besar juga dapat meminimalisir tingkat stress burung.

Selain ukuran kandang, kebersihan kandang juga harus dijaga. Kotoran burung mengandung bakteri dan kuman yang berbahaya jika kembali dikonsumsi burung. Pastikan wadah makan dan minum ada di tempat yang tinggi agar tidak terkena kotoran burung. Di bawah sangkar, letakkan koran bekas agar kotoran burung yang basah dapat meresap dan cepat kering. 

Bersihkan kandang burung setiap pagi atau sore hari. Hanya dengan membersihkan kandang secara rutin, maka anda sudah bisa merawat burung parkit Australia dengan baik dan benar.

Makanan burung Falk

Untuk makanan burung cockatiel sama dengan burung parkit lokal atau parkit Holland. Cukup sediakan millet putih secukupnya dan ganti tempat minum burung secara rutin agar tidak tumbuh lumut atau bakteri lain. Perlu diketahui bahwa tubuh parkit Australia rentan terhadap bibit penyakit. Oleh karena itu, berikan asupan nutrisi dan vitamin burung yang dapat menjaga kesehatan parkit Australia. Silahkan gunakan vitamin burung sesuai dosis agar burung tetap sehat.

Untuk makanan tambahan, anda dapat memberikan beberapa sayuran hijau seperti brokoli, kecambah, sawi putih, kubis, jagung manis, buah apel dan papaya. Jangan pernah memberikan buah Alpukat pada cockatiel karena dapat mengganggu pencernaannya. Berikan makanan millet dan sayur secara bergantian agar burung tidak bosan dengan makanan yang itu-itu saja. Dengan demikian, parkit Australia memiliki gizi yang cukup dan tetap sehat. 

Mandikan Burung secara Rutin

Memandikan burung cockactiel memang diperlukan, tapi tidak perlu terlalu sering. Mandikan burung falk secara rutin, maksimal 1 minggu sekali agar bulu burung tetep bersih dan indah. Burung ini memiliki minyak alami yang dapat menjaga kelembapan dan kecerahan bulu burung. Jika terlalu sering dimandikan, warna asli bulu burung dapat luntur karena minyak alami tersebut terkikis oleh air. 

Jangan lupa untuk menjemur burung parkit Australia setelah dimandikan agar cepat kering. Waktu yang tepat untuk memandikan burung palek adalah saat siang hari, antara pukul 10 pagi hingga 12 siang dimana cuaca tidak terlalu panas. Cukup jemur 10 menit hingga bulu terlihat kusut karena panas matahari dapat membuat burung stress.

Masalah dan Penyakit Burung Parkit Australia


Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan saat merawat parkit Australia. Pertama adalah masalah burung falk yang cukup kompleks. Masalah pencernaan, jamur kulit, bulu burung yang rontok, sayap burung cockatiel patah, dan berbagai cedera lain yang kerap dialami oleh parkit Australia. Masalah burung cockatiel lainnya adalah stress berkepanjangan. Ini merupakan hal yang berbahaya ciri ciri parkit Australia yang sakitsulit untuk dipahami. Diperlukan pengamatan khusus dan ketelitian dalam memahami ciri burung cockatiel yang sakit. 

Di habitat aslinya, burung parkit Australia yang sakit tidak memperlihatkan tanda khusus karena memiliki naluri alami untuk tetap terlihat sehat saat sedang bersama kelompoknya. Parkit Australia yang terlihat sakit akan diincar oleh predator alami sehingga mereka cenderung berusaha untuk tidak memperlihatkan bahwa mereka sedang sakit atau mengalami masalah tertentu. Hal ini pun tertanam dalam sifat burung parkit Australia, yang suka berlagak tetap sehat meski sebenarnya sedang sakit. 

Merawat parkit Australia dengan benar dapat memberikan banyak keuntungan bagi pemilik. Selain memiliki rentang hidup yang bisa mencapai 20 tahun, burung falk pun lama kelamaan bisa mengenali pemiliknya yang rutin memberinya makan. Akhirnya, anda akan lebih mudah dalam menjinakkan burung cockatiel dewasa atau pun yang masih anakan. 











Sumber: http://hewanrumahan.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar