Jumat, 19 April 2013

Detail Burung Parkit


Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Aves
Ordo: Psittaciformes
Family: Psittacidae
Genus: Melopsittacus
Species: Melopsittacus undulatus
Panjang: 18-20 cm
Berat: 27-32 gram

burung parkit liar australia






burung parkit liar australiaBurung parkit adalah burung kecil dari keluarga burung nuri (parrot). Mereka sangat cerdas dan merupakan burung sosial (jauh lebih nyaman berada dalam kawanan besar). Burung parkit liar memiliki bulu hijau diselingi campuran kuning dan hitam. Di negara barat, burung parkit dikenal dengan nama parakeet atau budgerigar. Namun istilah yang lebih sering digunakan adalah budgie (kependekan dari budgerigar). Kata Budgerigar berasal dari bahasa Aborigin “betcherrygah” yang berarti “enak dimakan”. Ya, kemungkinan besar suku Aborigin suka makan daging burung parkit.
Melalui penangkaran/budidaya parkit telah dihasilkan burung parkit dengan warna biru, abu-abu, kuning, putih dan kombinasi. Harga burung parkit dengan kombinasi warna biasanya lebih mahal daripada harga parkit dengan warna umum.
burung parkit kuning
burung parkit kuning
burung parkit biru
burung parkit biru
recessive pied budgie
burung parkit recessive pied, harganya lebih mahal
ANATOMI BURUNG PARKIT
gambar anatomi burung parkit
gambar anatomi burung parkit
Keterangan:
  • cloaca: organ yang digunakan untuk saluran pembuangan dan saluran untuk transfer sperma saat kawin
  • coracoid: tulang penting, bagian dari struktur tulang untuk terbang
  • crop (tembolok): kantung penyimpanan makanan sebelum dicerna
  • duodenum: bagian pertama dari usus kecil, membantu mencerna makanan
  • gizzard (ampela): kantung pencernaan berotot yang dapat menampung kerikil yang dapat membantu menghaluskan biji-bijian. Sebelum masuk ke usus, biji-bijian keras akan diremas-remas oleh ampela sehingga beradu dengan kerikil dan menjadi halus agar zat makanan lebih mudah diserap. Fungsi ampela pada unggas sama seperti fungsi gigi pada manusia
  • oesophagus (kerongkongan): saluran yang menghubungkan mulut dengan tembolok
  • pectoral muscles (otot dada): otot untuk mengepakkan sayap
  • proventriculus: kelenjar pencernaan yang mencampur enzim pencernaan dengan makanan sebelum ditransfer ke ampela
  • small intestine (usus kecil): mencerna dan menyerap nutrisi dari makanan
  • trachea: saluran pernafasan yang membawa udara dari luar ke paru-paru dan sebaliknya
  • ureter: membawa sisa pembuangan dari ginjal ke kloaka
  • vas deferens: saluran pengangkut semen (air mani) dari testis ke kloaka saat kawin
Bagi yang malas membaca keterangan dari poin-poin di atas, mari saya bantu simpulkan:
  • Burung parkit (dan unggas lainnya) sengaja memakan kerikil untuk membantu menghaluskan makanan (baca keterangan gizzard, poin kelima).
  • Burung parkit jantan (dan banyak unggas jantan lainnya) tidak memiliki penis. Mereka (baik jantan maupun betina) hanya punya satu saluran untuk reproduksi dan defekasi (pembuangan), yaitu kloaka. Pada manusia (pria), saluran defekasi (rectum) terpisah dari saluran reproduksi (urethra – juga merupakan saluran pembuangan urine). Pada wanita, saluran lebih dispesifikasi lagi menjadi 3: saluran reproduksi (vagina), saluran defekasi (rectum), dan saluran urine (urethra).
gambar burung parkit hijau
burung parkit jantan, ditandai dengan warna kebiruan pada bagian sekitar lubang hidung (cere)
Karena tidak ada penis, akan sulit membedakan jenis kelamin burung parkit dengan melihat langsung area pribadinya. Cara membedakan jenis kelamin burung parkit yang umum dilakukan ialah dengan melihat warna cere (bagian di atas paruh sekitar lubang hidung). Jika berwarna kebiruan, jantan, bila berwarna putih, krem, atau coklat muda, berarti betina. Cara ini dapat dilakukan saat burung parkit sudah dewasa (sekitar 4 bulan). Perbedaan warna cere akan semakin jelas seiring bertambahnya usia burung parkit.Secara tekstur, cere pada burung parkit jantan terlihat lebih mengkilap, dan agak kusam pada betina.
burung parkit betina
burung parkit betina, ditandai dengan cere (bagian di atas paruh sekitar lubang hidung) berwarna putih, krem atau coklat muda
Cara lain membedakan jenis kelamin burung parkit adalah dengan memperhatikan aktivitas burung parkit. Burung parkit jantan biasanya lebih aktif dan lebih suka berkicau sementara parkit betina lebih cenderung diam dan pasif.
sarang burung parkit
sarang burung parkit liar
HABITAT
Burung parkit adalah binatang asli Australia yang ditemukan hidup dalam kelompok besar di alam liar (hingga ribuan dalam satu kelompok). Habitat mereka adalah di gurun dan hutan belukar terbuka. Burung parkit liar adalah nomaden, pergerakan mereka tergantung pada pasokan makanan dan air. Burung parkit liar membangun sarang mereka pada lubang pohon.
jewawut (Setaria italica)
jewawut (Setaria italica)
MAKANAN
Makanan burung parkit bervariasi antara biji-bijian, buah dan sayuran. Biji-bijian yang baik dan disukai burung parkit adalah jewawut, millet merah, dan millet putih. Buah-buahan yang disukai burung parkit antara lain: apel, pir, melon, dan pisang. Dan sayuran yang baik untuk burung parkit adalah: jagung muda, tauge, brokoli, wortel dan bayam. Makanan yang haram diberikan ke burung parkit adalah alpukat dan cokelat karena bersifat racun bagi burung parkit.
sepasang burung parkit
sepasang burung parkit
SIKLUS HIDUP
Burung parkit adalah hewan monogami. Mereka cenderung memiliki hanya satu pasangan seumur hidup mereka. Saat kawin, sperma berpindah dari tubuh parkit jantan ke betina melalui penempelan kloaka. Proses kawin ini berlangsung sangat cepat, hanya dalam hitungan detik. Sekitar satu minggu setelah kawin, parkit betina akan mulai bertelur. Induk parkit mengeluarkan satu telur setiap harinya sampai ada 4 hingga 6 telur. Telur-telur ini akan dierami selama 17-19 hari hingga akhirnya menetas.
telur dan bayi burung parkit
telur dan bayi burung parkit
Secara berurutan, anak burung parkit akan menetas setiap dua hari. Anak burung parkit terlahir buta dan tanpa bulu. Mereka benar-benar tidak mampu bertahan hidup tanpa bantuan induk mereka. Induk parkit harus terus menerus memberikan kehangatan kepada bayi-bayinya hingga mereka menumbuhkan bulu. Induk parkit memberikan makanan kepada anaknya dengan cara memuntahkan makanan yang telah ia cerna ke mulut anaknya. Anak burung parkit tumbuh sangat cepat.
anak burung parkit
anak burung parkit, akan mulai menumbuhkan bulu sekitar usia 2 minggu
Setelah berumur sepuluh hari, mata anak burung parkit akan terbuka. Beberapa hari kemudian, anak burung parkit mulai menumbuhkan bulu mereka, diawali dengan tumbuhnya bulu-bulu halus dan diikuti poros bulu (pin feathers) yang berbentuk seperti jarum tebal yang muncul dari kulit mereka.
burung parkit muda
burung parkit muda, usia satu bulan
Sekitar satu bulan, bulu anak burung parkit sudah hampir tumbuh sempurna.
burung parkit dewasa
burung parkit dewasa
Anak burung parkit sudah bisa makan sendiri dan siap meninggalkan sarang sekitar usia 42 hari. Saat itu, burung parkit muda sudah bisa terbang dan menjaga diri mereka sendiri. Setelah 4 bulan, burung parkit muda mulai merontokkan bulu untuk pertama kalinya. Ditandai dengan hilangnya pola garis hitam di dahi mereka. Setelah perontokkan bulu pertama, parkit muda telah berubah sepenuhnya menjadi parkit dewasa. Parkit betina dewasa akan mulai belajar bertelur di usia 5 bulan.
cincin iris pada burung parkit
cincin iris pada burung parkit
Di usia 6 bulan, akan muncul lingkaran putih di sekitar bola mata, yang disebut cincin iris, sebagai indikasi umur burung parkit. Semakin jelas cincin iris, semakin tua umur burung parkit. Parkit dapat hidup antara 5-8 tahun, namun pada kasus istimewa, parkit dapat hidup hingga lebih dari 10 tahun jika dirawat dengan baik.
ular pohon australia
ular pohon australia, predator alami burung parkit liar
PREDATOR
Ular adalah predator utama burung parkit di alam liar. Telur dan anak burung parkit adalah mangsa mudah bagi ular.

kandang parkit
kandang parkit

Membedakan parkit muda dan parkit yang siap diternak


Kali ini kita akan membahas bagaimana memprediksi umur parkit dan membedakan jenis kelaminnya. Sebab banyak juga yang bertanya mengapa parkitnya tidak mau bertelur, padahal sudah berpasangan. Setelah diselidiki, ternyata burung tersebut masih sangat muda. Faktanya, sebagian besar pemula yang mencoba beternak parkit masih belum mengetahui cara membedakan parkit masih muda yang belum siap diternak dan parkit yang sudah siap reproduksi.
Sebagai panduan awal, ada 4 hal yang bisa dijadikan tengara untuk memprediksi umur burung parkit. Istilah prediksi ini hanya berlaku jika Anda membeli parkit dari pasar burung, yang umumnya pedagang pun tidak pernah tahu umur yang sebenarnya. Berbeda jika Anda membelinya dari tempat penangkaran. Penangkar yang baik umumnya memiliki recordingatau catatan data apapun tentang ternak yang dijualnya.
Adapun keempat tengara yang dimaksud meliputi :
  1. Tengara garis di kepala
  2. Tengara iris mata
  3. Tengara bintik hitam di dagu dan leher
  4. Tengara warna hidung atau cere
Berikut ini penjelasan mengenai masing-masing tengara.

1. Tengara garis di kepala

Pada beberapa jenis parkit, burung yang masih berusia di bawah 4 bulan memiliki garis-garis di bulu bagian depan kepala. Garis-garis ini berjajar hingga pangkal paruh, tepatnya di dekat cere atau lubang hidungnya.
Pada usia 5 bulan, garis-garis tersebut akan hilang karena burung parkit akan mengalami proses rontok bulu (mabung) untuk kali pertama. Sebulan kemudian, atau usia 6 bulan ke atas, warna bulu bagian depan kepala yang semula terdapat garis-garis berubah menjadi lebih terang (garis-garis sudah hilang permanen).
Nah, ketika bulu di bagian depan kepala sudah terlihat terang, inilah merupakan pertanda parkit siap untuk dikembangbiakkan.
Perlu diingat, pada beberapa jenis parkit lainnya, terkadang garis-garis bulu ini tidak kelihatan jelas atau samar-samar meski usianya masih muda.
GARIS DIKEPALA PARKIT MENANDAKAN USIANYA
GARIS DI KEPALA BISA MENJADI TENGARA USIA PARKIT

2. Tengara iris mata

Iris mata adalah bagian seperti cincin yang mengelilingi bola mata, atau bisa juga disebut cincin mata. Kita juga bisa memprediksi umur parkit dari warna iris matanya. Hal ini penting untuk mengkonfimasi prediksi awal berdasarkan garis di kepala. Pada jenis parkit tertentu yang ketika muda hanya memiliki garis samar-samar, tengara iris mata menjadi sangat membantu dalam memprediksi umur.
Burung parkit yang masih muda, atau berusia kurang dari 4 bulan, memiliki iris mata berwarna hitam, bahkan semuanya hitam.
Memasuki usia 4 – 6 bulan, warna iris menjadi abu-abu gelap. Kemudian pada usia 6 – 8 bulan berwarna abu-abu, sampai akhirnya ketika sudah berusia 8 bulan atau lebih berwarna putih terang. Saat inilah burung parkit siap untuk dikembangbiakkan.
mata
PARUBAHAN WARNA PADA IRIS MATA SESUAI DENGAN USIA PARKIT
Tengara iris mata di atas tidak berlaku untuk parkit jenis tertentu yang secara genetik memang memiliki iris mata merah, serta parkit hasil mutasi warna seperti albino, lutino, lacewing, dan fallow yang umumnya punya iris mata berwarna pink.

3. Tengara bintik hitam di dagu dan leher

Parkit yang masih muda memiliki bintik-bintik (spot) berwarna hitam dan tidak beraturan pada bulu di bagian dagu dan lehernya. Bintik-bintik ini akan menyatu dan menjadi spot hitam yang besar setelah burung berusia dewasa.

4. Tengara warna hidung atau cere

Melihat hidung atau cere juga bisa dijadikan tengara untuk memperkirakan usia burung parkit. Makin terang warnanya, makin muda usianya.
MENENTUKAN USIA PARKIT DENGAN MELIHAT WARNA PADA BAGIAN CERE/HIDUNG
MEMPERKIRAKAN USIA PARKIT BERDASARKAN WARNA CERE / HIDUNG

Membedakan parkit jantan dan betina

Setelah mengetahui beberapa tengara untuk memprediksi umur burung parkit, hal berikutnya yang tak kalah penting dalam konteks penangkaran adalah membedakan jenis kelamin burung cantik tersebut.
Jenis kelamin burung parkit antara lain bisa dilihat pada bagian pangkal paruh di mana kedua lubang hidung (nostril) atau cere berada. Pada burung jantan, warnanya biru tua mengkilat. Sedangkan pada burung betina berwarna keputihan atau cokelat muda.
Ketentuan ini berlaku untuk burung parkit dewasa, atau sudah berusia 6 bulan lebih. Pada burung muda, apalagi jika umurnya masih di bawah 4 bulan, warna bagian pangkal paruh ini nyaris sama, putih atau cokelat muda. Tetapi jika dilihat secara cermat, maka pada burung muda jantan warnanya sedikit lebih kebiruan, yang akan makin jelas seiring dengan pertambahan usia.
WARNA CERE BERDASARKAN USIA PARKIT
KIRI: WARNA CERE PADA PARKIT MUDA NYARIS SAMA. TENGAH: WARNA CERE PADA PARKIT JANTAN TERLIHAT BIRU. KANAN: WARNA CERE PADA PARKIT BETINA TERLIHAT PUTIH ATAU COKELAT MUDA.
Burung parkit sudab bisa diternakkan pada usia 6 bulan ke atas, diawali dengan proses penjodohan. Pada usia 7 bulan, burung sudah memasuki masa birahi. Saat itulah perlu ditingkatkan kualitas pakannya, terutama tauge, jagung muda, dan buah-buahan yang bisa mendorong birahi mereka.
Penyediaan suplemen khusus untuk burung penangkaran, sepertiBirdMature, sangat dianjurkan, terutama untuk meningkatkan fertilitas (tingkat kesuburan telur), daya tetas (persentase jumlah anakan yang menetas), serta mengurangi angka mortalitas (kematian) piyik umur 1-30 hari.
Apabila Anda berencana beternak parkit dalam waktu dekat, berikan lampu di dalam kandang penangkaran untuk mengantisipasi hawa dingin di musim hujan.
Semoga bermanfaat.

JENIS BURUNG PARKIT


PARKIT

Apakah kalian mengenal berapa jenis burung parkit?burung parkit terbagi menjadi 2 macam.
Yang pertama adalah Parkit Biasa dan yang kedua adalah Parkit Carolina.

1.Parkit Biasa


Parkit biasa (Psittacula alexandri) adalah spesies yang paling tersebar luas di antara genusnya dan merupakan spesies yang memiliki banyak variasi geografis. Banyak subspesies yang mendiami pulau kecil atau kepulauan di negara Indonesia.Satu subspesies terdapat di pulau andaman, dan satu subspesies terdapat di daratan dunia Asia tenggara dan sepanjang dunia bagian utara Asia Selatan di sepanjang kaki pegunungan Himalaya. Beberapa ras pulau mungkin terancam oleh perdagangan burung liar. Calon ras, yang terdapat di Pulau Jawa, sedang mendekati kepunahan.
Populasi liar spesiesnya sekarang telah ditempatkan di kota-kota seperti Mumbai dan jumlah kecil yang terdapat di kota seperti Chennai dan Bangalore di India.


2.Parkit Carolina

             Parkit Carolina (Conuropsis carolinensis) adalah stu-satunya spesies parkit yang asli berasal dari Amerika Serikat bagian timur. Binatang ini dulunya dapat ditemui di Lembah Ohio sampai Teluk Meksiko, dan tinggal di hitan tua sepanjang sungai. Parkit ini adalah satu-satunya spesies yang digolongkan ke dalam genus Conuropsis. Binatang ini dijuluki puzzi la nee ("kepala kuning") atau pot pot chee oleh penduduk Seminole dan kelinky dalam bahasa Chikasha (Snyder & Russell, 2002).
Spesimen liar terakhir dibunuh di Okeechobee County di Florida tahun 1904, dan spesies terakhir yang ditangkarkan mati di Kebun Binatang Cincinnati tahun 1918. Binatang ini merupakan spesimen jantan "Incas," yang mati sama dengan tahun pasangannya, "Lady Jane." Hal ini belum sampai tahun 1939, bagaimanapun, keristiwa ini menandai kepunahan Parkit Carolina

               Pada suatu hari antara tahun 1937 dan 1955, 3 parkit yang serupa dengan spesies ini terlihat dan direkam ketika berada di Rawa Okefenokee, Georgia. Namun demikian, American Ornithologists' Union menyimpulkan setelah menganalisis film tersebut, bahwa mereka salah mengira karena yang terekam adalah Parkit biasa yang bebas, bukan Parkit Carolina. Laporan tambahan mengenai penemuan spesies burung ini masih sering muncul di Kota Okeechobee sampai akhir tahun 1920an, tetapi tidak didukung oleh penelitian dan pembuktian terhadap keberadaannya.
Spesies ini merupakan jenis burung pengembara yang sangat langka di tempat-tempat tertentu yang jauh di utara hingga di Ontario Selatan. Beberapa tulang, termasuk bagian brutu ditemukan di Situs Calvert di Ontario Selatan yang berasal dari Parkit Carolina. Kemungkinan sisa-sisa tersebut mengungkapkan bahwa bagian spesimen tertentu diambil dari Ontario Selatan untuk digunakan dalam upacara adat. (Godfrey 1986)

Penyebab kepunahan

                  Parkit Carolina punah karena banyaknya ancaman terhadap spesiesnya. Untuk membuat area pertanian, area luas di hutan ditebangi, membuat habitatnya semakin terbatas. Bulu-bulunya yang beraneka warna (tubuh hijau, kepala kuning, dan warna merah di sekitar paruhnya) sering digunakan sebagai bahan dekorasi topi wanita, dan burung ini juga sering dijadikan sebagai binatang peliharaan. Burung-burung ini sangat mudah ditangkap, dan sedikit yang dibiakkan para pemiliknya. Akhirnya, mereka mati dalam jumlah besar karena para petani menganggap mereka sebagai hama, walau masih banyak petani yang memaklumi mereka atas penyerbuan terhadap lahan pertanian.
                   Faktor lain yang mendorong kepunahannya adalah kebodohan yang membuatnya selalu kembali ke lokasi dimana beberapa burung baru saja dibunuh. Hal ini mendorong lebih tinggi terjadinya penembakan oleh pemburu ketika mereka sedang mengumpulkan sekawanan burung yang mati dan terluka.
Kombinasi faktor ini mengekstirpasi spesies ini dari kebanyakan jangkauannya hingga awal tahun dari abad 20. Namun begitu, populasi terakhir tidak banyak diburu untuk makan atau bulunya, maupun diincar petani di pedesaan Florida yang menganggap mereka hama sebagai keuntungan burung itu yang menyukai lahan pertanian yang dengan jelas lebih berat dampaknya dari mereka lakukan terhadap plot kebun berskala kecil. Kepunahan terakhir dari spesies ini merupakan suatu misteri, namun penyebab yang hampir bisa dipastikan bahwa burung-burung itu kalah dengan penyakit unggas, seperti kematian mendadak spesies terakhir, sedikit, namun sehat dan memproduksi sekawanan burung-burung yang bersosial tinggi. Jika ini benar, seluruh fakta bahwa Parkit Carolina akhirnya ditoleransi untuk menjelajahi di sekitar pemukiman manusia yang membuktikan pelepasannya. (Snyder & Russell, 2002).
Di Louisiana, subspesies Parkit Carolina, C. c. ludovicianus, hampir sama warnanya dengan spesies utama, yang lebih hijau kebiru-biruan dan biasanya warnannya lebih lemah. Binatang ini juga punah karena sebab yang sama, hal ini diduga terjadi pada waktu-waktu awal (awal 1910-an).Appalasia menghilangkan spesies burung C. c. carolinensis dari wilayah Timur

Senin, 15 April 2013

Kenari Lokal, Impor, AF, F1, F2



Sebagai peternak burung, kita pasti sering  mendengar istilah-istilah tentang kenari lokal, impor, AF, F1, F2 dan lain sebagainya. Beberapa penghobi masih bingung dengan istilah “F” di sini. Istilah “F” ini secara kasar dapat dikatakan sebagai “keturunan”. Bila “F1” ya berarti “keturunan kesatu”, bila “F2” ya berarti “keturunan kedua”, demikian pula selanjutnya. Tetapi lain lubuk lain belalang, demikian pepatah berkata, di daerah lain “F2” mewakili kenari hasil perkawinan F1 dengan F1. Di Yogyakarta pada khususnya “F2” berarti kenari hasil perkawinan F1 dengan jenis indukan F1 tersebut. Misalnya betina F1, hasil perkawinan Yorkshire jantan dengan betina lokal, dengan Yorkshire. Pada kesimpulannya, sayapun juga bingung mana yang benar, mana yang salah. Akhirnya saya tidak terfokus pada istilah, tetapi saya berfokus pada mutu keturunan. Inipun saya anggap masih menjadi misteri, keturunan atau kenari jenis apakah yang cocok dengan lomba di tanah air. Tetapi beberapa jenis kenari hasil persilangan Yorkshire dengan lokal telah membuktikan prestasinya. Apakah kita akan berhenti di sini? Saya pribadi menjawab: Tidak Akan Pernah? Beberapa bulan terakhir ini saya berpikir perlunya darah atau dapat dikatakan jenis atau dalam bahasa inggrisnya disebut dengan istilah strain.

Kalau kita mengawinkan F1 jantan dengan F1 betina maka kita lihat anakannya ada yang besar dan ada yang kecil. Hal ini dikarenakan F1 bukanlah Final Strain! Saya sudah menulis di buletin ini, bagaimana orang Amerika menemukan jenis kenari baru yang mereka sebut American Singer Canary, hasil persilangan antara Border dan Harzer. Inilah maksud tulisan saya! Saya mengajak para peternak dan kenari mania di sini untuk menciptakan jenis baru yang cocok di Indonesia. Tentunya yang Final Strain, yang bila dikawinkan dengan sesama jenisnya akan menghasilkan anakan yang bodinya seimbang antara satu dengan yang lainnya. Sebagai contoh kenari Yorkshire, bila dikawinkan dengan sesama Yorkshire maka akan dihasilkan Yorkshire yang ukuran bodinya telah dapat ditentukan.

Di lomba Indonesia dewasa ini dituntut lagu yang indah, volume yang keras, panjang napas yang mendukung, gaya yang menawan dan kerajinan bernyanyi. Penilaian saya kenari tersebut tidaklah berukuran BESAR, karena pengalaman mengatakan burung yang besar kurang rajin bernyanti. Sedangkan burung yang kecil kurang menawan dilihat dan para papburi mania menghakimi volumenya kalah dengan jenis yang lebih besar. Sehingga harusnya kenari ideal Indonesia adalah antara kenari jenis kecil dan jenis besar. Kita ketahui jenis kecil terbagi dari colorbred canary (masyarakat menyebutnya kenari holland, yang membuat saya bingung karena lahirnya di Indonesia alias pribumi tetapi warganegara holland dan kenari jenis tersebut adanya tidak hanya di Holland serta yang menemukannya juga bukan orang Holland!), Waterslager, Harzer, Lizard, Gloster, Taiwan, Fusan (Cina). Jenis besar dapat dikatakan terdiri dari: Yorkshire, Crested, Lancashire, Norwich, Border, Scotch Fancy, Belgi Bossu. Selain itu terdapat jenis Frill atau bulu balik dan variannya yang antara lain: Parisian Frill, Paduan Crested Frill, Fiorino, North/South Dutch Frill. Serta jenis-jenis kenari yang jarang atau belum dikenal masyarakat kita seperti Munchener, Japan Hoso dan lain-lain. Dari gambaran jenis-jenis kenari di atas maka dapat ditarik perkataan bahwa jenis kecil akan disilangkan dengan jenis besar, kita sudah dapat membaca jenis apa yang akan disilangkan, mengambil keunggulan ini untuk menutup kelemahan ini, dan lain-lain. Yang menjadi kebingungan saat ini adalah jenis apa yang harus disilangkan? Tentunya hal ini akan terjawab dengan eksperimen, teknik try and error harus dilakukan karena bukankan berbuat salah adalah manusiawi.
Banyak pertanyaan muncul dari berbagai orang yang menanyakan kepada saya apa itu kenari AF? Apa itu kenari F1? Dan apa yang dimaksud kenari F1, F2 dan F3? Apa perbedaan kenari AF,F1,F2 dan F3? Banyak jawaban untuk soal ini dan salah satu diantaranya akan berusaha dijawab.
Pertama-tama yang perlu dipahami mengenai "F" sendiri bisa diartikan sebagai keturunan. Jika demikian F1 berarti merupakanketurunan ke 1 sedangkan F2 adalah keturunan ke 2 dan begitu seterusnya. Namun tidak semua keturunan yang dihasilkan oleh sepasang indukan kenari dapat dikatakan demikian, simbol "F" ini dapat digunakan jika hasil keturunannya di dapat dari persilangan kenari, yang artinya adalah berasal dari perkawinan silang antara kenari dengan jenis yang berbeda.
Jika dimulai dari hukum dasar makan F ini sebenarnya berasal dari hasil perkawinan antara 1 pasang indukan. Jadi mungkin gambarannya adalah begini

P (parental) x P (parental) = F1 (ini berlaku dalam sistem hybrid ataupun perkawinan sesama jenis).

Dari teori diatas dapat diturunkan lagi menjadi sebuah "Family Tree" yang berasal dari indukan sesama jenis (misal yorkshire x yorkshire) ataupun beda jenis (misal yorkshire x lizard, waterslager x blackthroat) sehingga menghasilkan F1 atau keturunan pertama. Tentu saja F1 dari dua contoh perkawinan tersebut menghasilkan sifat genetika yang berbeda. Secara umum F2 akan membawa sifat yang lebih random dalam perkawinan hybrida.
Namun istilah F sendiri masih terbilang rancu dan kurang spesifik dalam ranah peternakan kita sehingga kadang membuat orang bingung. Misalnya saja F1 dihasilkan dari perkawinan antara kenari yorkshire dengan kenari lokal dan F2 dihasilkan dari perkawinan kenari yorkshire dengan F1.
  1. Perkawinan kenari yorkshire dengan kenari lokal (kenari besar dengan kenari kecil) menghasilkan F1
  2. F2 dihasilkan dari perkawinan antara kenari yorkshire (indukan dari F1) dengan kenari F1
  3. Hasil dari perkawinan antara kenari F2 dengan kenari indukan kenari F1 menghasilkan keturunan ke 3 atau yang disebut dengan F3. Sumber lain mengatakan bahwa kenari F3 dapat dihasilkan dari perkawinan sesama keturunan F2
  4. F4 dihasilkan dari kenari F3 yang dikawinkan dengan salah satu induk dari F2
  5. Keturunan F4 jika dikawinkan dengan sesama keturunan F4 akan menghasilkan F5. Keturunan ke 5 atau F5 bisa juga dihasilkan dari perkawinan antara F3 dan F4
  6. Jika keturunan F5 dikawinkan dengan induk dari keturunan F4 maka akan menghasilkan F6 dan inilah yang disebut sebagai fixed strain
  7. Sebagai tambahan, jenis keturunan yang sering disebut AF sebenarnya asing ditemui dalam istilah biologi dan bahkan mungkin tidak ada. Namun sudah terlanjur beredar umum dan setidaknya perlu dijelaskan bahwa kenari AF dihasilkan dari keturunan Filial F1/F2/F3 (bukan jenis fixed strain) dikawinkan dengan kenari lokal atau kenari non fix strain dalam 3 tingkatan ke depan. Dengan kata lain perkawinan sesama non fix strain akan menghasilkan keturunan yang disebut AF.
margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;">Catatan: (indukan tidak hanya/harus dari kenari yorkshire saja melainkan dari semua jenis kenari, semisal: lanchasire, border, roller, gloster dll dengan acuan rumus keturunan yang sama pula). Selain itu untuk menciptakan jenis baru tidak hanya mengacu hanya sampai F6 saja melainkan tergantung dari target dan variabelnya.
Fixed strain sendiri dijelaskan sebagai suatu sifat permanen yang melekat pada kenari. Dengan fixed strain ini maka akan didapat sifat-sifat permanen yang meliputi volume suara, bentuk dan warna. Jika selama ini kita sering mendapati kenari F1 dengan postur yang berbeda-beda itu dimungkinkan karena belum adanya fixed strain.

Final Strain,  Static Strain dan Degradation
Anggaplah saja kita berandai-andai seperti ini, jika yorkshire dikawinkan dengan lokal (ys x lokal) maka sebutan yang umum untuk hasil keturunannya adalah F1 ys. Kita berandai bahwa F1 ys ini mewarisi 50% sifat dari ys dan selanjutnya F2 mewarisi 70%-75% sifat ys sedangkan F4 mewarisi lebih dari 90% sifat ys. Kita akan mendapat static strain atau jenis statis jika perkawinan sesama F4 terjadi atau dengan kata lain F4 x F4. Jika F6=final strain maka dengan kata lain F6 itu bisa disebut sebagai jenis baru kenari.
Dalam perkembangannya peternak sering mengawinkan secara monohibrid yang misalnya saja F1 dikawinkan dengan F1. Adapun keterangan untuk menanggapi hal tersebut
  • Jika F1 x F1 maka istilah umumnya anakannya akan disebut AF dimana hereditas fenotipe dari indukannya akan berkurang.
  • Jika F1 disilangkan dengan lokal maka istilah keturunannya akan disebut sebagai lokal super dimana degradasi sifat dari indukannya akan semakin terlihat.
  • Jika lokal super disilangkan dengan lokal maka anakannya akan disebut sebagai lokal.
Dilema Nama Keturunan Perkawinan Kenari

Saat ini yang menjadi banyak perdebatan adalah soal perkawinan monohibrid dimana sesema kenari yang belum final strain dikawinkan. Misalnya saja tentang masalah nama dari keturunan F1 x F1, beberapa pendapat mengemukakan bahwa hasil dari perkawinan itu disebut AF. Dengan kata lain perkawinan sesama jenis non fix strain disebut AF. Asumsi ini diperkuat dengan teori gen hereditas fenotipe yang semakin luntur jika sesama non fix strain dikawinkan, selain itu filial dari fixed strain (contoh yorkshire) (F)  yang berada di depan biasanya adalah sebagai pengangkat pamor dan dianggap lebih tinggi. Namun beberapa sumber juga mencatat bahwa F1 x F1 disebut F2, ini didasarkan pada F yang berarti Filial bersifat turun temurun, terus mana yang benar?
Beberapa peternak senior mengatakan kepada saya bahwa janganlah kita terlalu mempermasalahkan hal ini sebab di Indonesia sendiri masih dalam taraf setengah jalan yang artinya untuk menamai keturunan tersebut diperlukan pembuktian rantai keturunan secara rinci dan detail seperti halnya di luar negeri. Adapun beberapa asumsi dan kerancuan yang teramat sangat membingungkan yang berkembang di kalangan peternak dan penghobi, contohnya adalah seperti ini:
  • F1 x F1 = AF11. Ini dikarenakan F belum merupakan final strain sehingga asumsinya adalah hasil perkawinan tersebut disebut AF. Angka sebelas/11 menunjukkan bahwa itu adalah hasil perkawinan antara sesama keturunan pertama. Jadi F2 x F2 = AF22 dst.
  • Kenari disilangkan dengan blacktroat sehingga anakannya disebut blacken, kenapa tidak biasa disebut sebagai F1? ini dikarenakan karena pada perkembangannya peternak sering menyilangkan kenari yang sudah fixed strain ataupun belum fix strain dengan blackthroat. Jika F1 ys x blackthroat maka anakannya akan disebut apa? 
  • Mengawinkan sesama kenari yang belum fix strain namun berbeda jenis. Misalnya saja hasil perkawinan antara yorkshire x lokal dikawinkan dengan hasil perkawinan lizard x waterslager, disebut apakah anaknya?
  • F1 ys x lizard, anakannya disebut apa? 
  • Ys x lokal = F1 lokal?
Untuk menjawab pertanyaan yang belum bisa dijawab secara rinci oleh beberapa teman saya yang sudah bertahun-tahun mendalami kenari ini, lebih baik kita jangan dipusingkan dengan itu. Setiap peternak memberi nama keturunannya dikarenakan untuk membuktikan silsilah dari keturunan tersebut. Jika kita adalah seorang peternak yang menekuni bidang fix strain maka bisa jadi kita bisa membuktikan rantai regenerasi secara rinci, namun jika tidak maka asumsi yang beredar di masyarakat sekarang toh tidak seratus persen salah. Jadi setiap peternak wajib mempertanggungjawabkan hasil dari ternakannya yang kemudian dapat menunjukkan mana indukannya. Karena kita selama ini mengacu kepada pendekatan gen dominan dari indukan fixed strain maka dalam perjalanannya jika menyilangkan sesama non fixed strain akan terjadi kerancuan yang telah kita alami sekarang. 
Jadi akan lebih baik kita melihat secara nyata tentang masalah kualitas si burung itu sendiri yang meliputi postur, suara dan karakter. 

Mengenal beberapa jenis kenari impor


Memelihara kenari tidak lepas dari ketertarikan akan suara dan jenis kenari yang beraneka ragam, juga warna warninya yang selalu memikat hati penggemar burung kicauan, selain itu burung kenari juga bisa disebut sebagai ajang buat mengobati penasaran kita tentang ' apa jadinya jika kenari warna ini di jodohkan dengan warna yg lainnya ?' makanya tak heran kalau akhir -akhir ini semakin banyaknya penangkar penangkaran burung dari jenis kenari ini, selain untuk dijual kembali sebagai ladang usaha juga sebagai ajang proyek percobaan 'kawin silang' kenari untuk hobbi dan kontes. 

Beberapa dari jenis kenari memang telah kita kenal namun ada juga beberapa yang termasuk dalam kategori jenis baru. dan dalam artikel ini kita disini hanya akan membahas mengenai kenari impor dari beberapa jenis yang kita kenal dan cukup populer di kalangan penggemar burung kicauan. 

KENARI YORKSHIRE

Jenis kenari ini cukup populer di kalangan kenari mania, selain karena bentuk tubuhnya yang unik ( seperti wortel terbalik makanya sering juga disebut kenari wortel ) juga suaranya yang lumayan sangat kencang dari kenari lokal dan sangat bervariasi. 
Kenari yorkshire dikembangan sekitar pertengahan tahun 1800 dan mendapat julukan " The guardsman" dan juga " The Gentleman of the Fancy" . 
Kenari ini  merupakan salah satu ras yang terbesar dan tertua dari jenis jenis kanri lainnya. termasuk kedalam kenari tipe ( type Canary ), lebih populer dikembang biakan untuk penampilan fisiknya dan bukan suara nyanyiannya. Kenari ini merupakan hasil persilangan dari kenari lokal ( lokal disini artinya lokal dalam negara aslinya ^^ ) dengan kenari Lancashire, Norwich dan Kenari Belgia untuk mendapatkan kualitas dari panjang tubuh, warna yang baik, kualitas bulu bulu , mental dan karakter.
Karena kenari ini berukuran lebih besar dari jenis kenari lainnya maka diperlukan sangkar yang lebih luas dari ukuran sangkar untuk kenari.selain itu untuk kenari yorkshire jantan lebih baik ditempatkan secara terpidah dari kenari lainnya untuk menghormati daerah teritorial mereka (yang menurut mereka adalah wilayahnya) hal ini bisa berpengaruh terhadap mental dan karakter dari kenari jenis ini menjadi lebih baik.
Perawatan harian kenari ini agak berbeda dari kenari jenis lokal, dikarenakan kenari ini termasuk salah satu burung impor ( walaupun sekarang sudah banyak penangkar lokal yang berhasil menangkarkan burung ini) jadi makanannya pun harus diberikan prioritas, dalam hal ini diberi makanan yang sesuai dengan karakter burung tersebut. biasanya pemilik kenari ini akan memberikan makanan kenari impor atau meracik sendiri pakannya atau bisa juga memberikan makanan tambahan seperti CeDe dan buah-buahan yang terjamin kesegaran dan kualitasnya. 

KENARI WATERSLAGER

Kenari jenis ini terkenal karena alunan lagunya yang merdu seperti suara air terjun yang begemuruh dari besar ke kecil dengan alunan gemericik air mengalir, Sesuai dengan perkembangannya waterslager tidak hanya dimaster dengan suara air saja tetapi juga bisa dimaster dengan berbagai macam suara seperti suara dentingan logam, suara koin yang jatuh, suara lonceng/bell dsb. Proses pembentukan suara Waterslager hingga seperti sekarang ini konon memakan waktu hingga lebih dari 150 tahun dalam perkembangannya. 
Kenari waterslager juga dikenal sebagai kenari waterslager belgia, kenari penyanyi waterslager, kenari malinois dan penyanyi air. termasuk dalam jenis kenari pengicau yang sangat berharga dengan alunan lagunya yang seperti air mendidih.
Nyanyian kenari waterslager sangat berbeda dari jenis kenari lainnya. terdengar seprti alunan air dan kadang bisa juga berkicau seperti burung nightingale. dengan panjang suara yang bervariasi bisa panjang ataupun pendek.
Kenari waterslager berukuran sama seperti kenari lainnya dengan paruh yang lebih lancip dam tajam dari jenis kenari lainnya. ketika gembira burung ini akan menaikan bulu-bulu yang ada dibagian belakang kepalanya sehingga tampak seperti jambul.
Postur badan Waterslager senidir hampir menyerupai kenari holland biasa, mayoritas berwarna kuning walaupun sekarang sudah banyak kenari jenis ini yang masuk ke indonesia denganwarna putih atau kadang kuning/putih dan terdapat flek/garis hitam.
Kenari waterslager jarang yang berkicau dengan lantang atau keras karena kecenderungan membawakan lagu-lagu yang panjang jadi akan sangat ideal jika kenari ini ditempatkan dalam ruangan yang sunyi atau terpisah dari suara burung lainnya yang bersuara keras dan berisik. lebih mantap lagi jika digantang di taman dalam rumah dengan alunan air terjun buatan dan gemericik aliran air kolam ( nghayallll ^^ )

KENARI SPANISH TIMBRADO

Spanish Timbrado termasuk varietas baru dari jenis “song canary”, dikembangkan di Spanyol pada 1940-an dan 1950-an. Bentuk fisik burung ini menyerupai bentuk asli burung kenari alam karena memang merupakan persilangan antara kenari liar dengan burung finch kicauan Spanyol. Kombinasi dari mereka menghasilkan burung yang memiliki nyanyian yang sangat unik. Nama burung ini, seperti halnya suaranya, mengingatkan kita pada ketukan castanyet Spanyol. Meskipun keras, suara burung ini tidak terlalu berisik.
Meski dikenal dengan lagunya yang bagus, burung ini bisa dinikmati pula pada tampilan fisiknya yang cantik. Mereka dikembangbiakkan dari indukan dengan berbagai variasi warna dan memiliki nyanyian yang kristal. Kenari Spanish Timbrado yang baik harus memiliki keseimbangan antara kualitas suara dan variasi lagu. Burung ini memiliki standar suara yang berbeda dengan “song canary” lainnya seperti kenari Roller, American Singer, Russian Singer, maupun Waterslager.

KENARI LIZARD 
Kenari lizard termasuk salah satu keturunan kenari yang paling tua, pertama kali dikembang biakan pada tahun 1700-an. Dinamai demikian karena keindahan dari tanda-tanda: bintik bintik hitam berbentuk sabit yang menelusuri punggung dan dadanya menyerupai sisik kadal. kenari lizard hampir punah pada awal tahun 1900an karena kerusakan yang ditimbulkan akibat perang dunia kedua dan wabah penyakit. kemudian asosiasi kenari lizard dari britania raya (inggris) memulai program penangkaran untuk menyelamatkan kenari jenis ini dari kepunahan. Kenari lizard terdiri dari empat warna : Gold Lizard, Silver lizard, Blue lizard dan Red lizard.
Kenari lizard termasuk populer dan termasuk jenis burung yang mudah ditangkarkan, pola skala karakter yang disebut "spangling" adalah aspek yang paling penting ketika menampilkan burung ini. Kenari lizard juga memiliki 'topi' berwarna kuning diatas kepalanya. termasuk kedalam kenari tipe (type canary) yang artinya kenari jenis ini dikembang biakan untuk penapilan fisik mereka daripada suara ataupun warnanya.


KENARI GLOSTER
Rata rata kenari yang memiliki warna ataupun bentuk tubuh yang unik jarang mempunyai lagu yang bagus , tapi untuk jenis kenari gloster ini dikenal memiliki suara nyanyian yang bagus. Kenari gloster terbagi  kedalam dua jenis spesis yaitu CORONA yang memiliki Crest ( Jambul ) di kepalanya dan CONSORT yang tidak memiliki jambul di kepalanya. 
Kenari jenis ini sangat populer untuk ditangkarkan, dan patut dicatat bahwa mengawinkan kenari jenis gloster in lebih baik dengan memasangkan kenari Corona dengan Consort ataupun Consort dengan Consort untuk hasil yang lebih bagus. berikut ini adalah tabel persilangan dari kenari jenis gloster ini : 
  • Consort x Consort akan menghasilkan 100% anakan dengan kepala rata ( tidak berjambul / Consort )
  • Consort x Crested akan memproduksi 50% anakan dengan kepala rata ( Consort  ) dan 50% anakan jambul ( Crested ).
  • Crested x crested akan memproduksi 25& Anakan kepala rata ( Consort ) , 50% Jambul dan 25% kemungkinan anakannya akan mati jadi sangat tidak direkomendasikan.
KENARI STAFFORD

Kenari stafford  adalah kenari yang diproduksi di stafford inggris , kemunculan pertamanya pada tahun 1987 pada even British National Exhibition dan ditetapkannya kenari stafford sebagai kenari untuk penangkaran pada tahun 1990. Di Amerika sendiri pada pergelaran Pameran burung berkicau ( The National Cage Bird show ) mulai memasukan jenis stafford kedalam salah satu bagian dari pameran burungnya pada tahun 1992. Pada awalnya hanya mempertunjukan burung kenari yang memiliki jambul saja dan sekarang baik kenari jambul ataupun tidak berjambul juga banyak dipertunjukan dalam pameran tersebut.
Staffor adalah jenis kenari dengan warna dasar merah mawar. Jenis ini adalah jenis kenari warna tetapi tidak semua kenari yang berwarna merah dan memiliki jambul adalah kenari stafford, ada juga silangan antara kenari gloster dengan kenari red factor.


KENARI RED FACTOR 

Kenari red factor adalah kenari produk silangan yang menghasilkan warna merah pada setiap helai bulu bulunya. kenari jenis ini pertama kalinya dikembangkan oleh Dr. Hans Duncker ( seorang penangkar kenari dari jerman ) pada awal awal tahun 1900an dengan menyilangkan jantan 'red siskin' dengan kenari kuning. ada juga yang mengatakan bahwa kenari kuning yang digunakan adalah jenis kenari 'German Roller' sementara yang lainnya percaya bahwakenari kuning tersebut adalah jenis dari ' Border Canary'. Dalam perawatannya kenari ini membutuhkan makanan yang mengandung beta carotene tinggi untuk menjaga kualitas warnanya, pemberian makanan yang mengandung beta carotene ini diberikan hanya pada saat akan tumbuh bulu baru dan biasanya terjadi pada waktu burung sedang mengalami masa mabung. sekarang ini banyak juga dijual bahan makanan yang mengandung bahan kimia untuk menjaga warnanya akan tetapi jika berlebihan dan terlalu sering digunakan bisa membahayakan dan malah menimbulkan penyakit.

KENARI BELGIA (BELGIAN FANCY CANARY)

Kenari belgia ini tidak hanya merupakan salah satu jenis keturunan kenari yang paling tua tetapi juga salah satu yang paling khas dan sangat berpengaruh.
Belgian Fancy Canay adalah jenis yang paling penting dalam perkembangan sejarah dari beberapa varietas kenari populer sekarang ini. pengaruh yang paling utama adalah dalam pengembangan "frilled" dan "posisi" dalam setiap jenis keturunan. sebagai kenari tipe jenis ini dikembang biakan untuk bentuk dan ukuran fisiknya saja dibandingkan lagunya. jenis ini kerap disebut kenari postur karena bentuk dan fisik dari kenari ini menyerupai bulan sabit, burung jenis lain yang sama yang juga dikembang biakan adalah Kenari Scotch Fancy dan Italicus Gibber italia. kenari fancy belgia butuh memrlukan cukup banyak latihan untuk bisa dipertunjukan dengan baik, kenari bertubuh kurus dengan bentuk panjang ini kerap dilatih untuk bisa berdiri dengan posisi membungkuk .

KENARI BORDER

 Apa kesan pertama begitu melihat kenari jenis border ini, tentulah pikiran kita akan teringat pada karakter kartun animasi anak anak  "Tweety" !
Kenari Border adalah jenis burung yang paling populer sekarang ini, sebagai kenari tipe kenari jenis ini dikembang biakan untuk penampilan fisik dibanding lagunya, setelah sempat dijuluki "Wee Gem" karena ukurannya yang kecil dengan penampilan yang sedikit chubby dengan bulu yang sangat mengkilap, meskipun kebanyakan berwarna kuning akan tetapi ada juga yang memiliki warna lannya. Informasi mengenai latar belakang kenari ini masih sangat sedikit jumlahnya, selain dikatakan telah berkembang dengan pesat diakhir 1700an atau awal 1800an dari kenari yang biasa di sepanjang perbatasan utara inggris dan skotlandia. Namanya sendiri diadopsi tahun 1889 di langholm sebuah kota yang dekat dengan perbatasan skotlandia dan inggris dan semenjak itu pembentukan klub kenari border ini diresmikan pada 5 juni 1890.


KENARI JAMBUL (CRESTED CANARY)
 

Kenari Crested (jambul) awalnya dikenal sebagai 'Turncrown (putaran mahkota)" adalah salah satu kenari tertua yang masih ada. kenari jenis ini juga memiliki sejarah yang stabil dikarenakan fluktuasi baik dari popularitas maupun pengembangan varietas kenar ijambul lainnya. Kenari jambul ini mungkin adalah kenari yang paling populer diakhir tahun 1800an dan digambarkan sebagai "The King of Fancy", dan imbas dari kepopuleran tersebut membuat kenari ini menjadi salah satu kenari yang paling mahal harganya dan hanya dimiliki oleh orang orang yang sangat kaya pada jamannya.
Kenari jambul adalah kenari tipe dikembang biakan untuk penampilan fisik daripada warna atau suaranya, ciri khasnya memiliki jambul pada bagian atas kepalanya ,kenari sejenis yang populer diantaranya adalah kenari gloster, kenari stafford jambul, kenari norwich jambul dan kenari lancashire.

KENARI NORTHERN DUTCH FRILLED

Kenari Northern Dutch Frilled yang cantik ini sering disamakan dengan kenari Parisian Frilled yang membedakan adalah ukurannya saja yang berbeda. meskipun mirip dengan ras parisian frilled dengan pola bulu yang panjang berurai sementara bulu pada kenari ini lebih berjumbai dan kurang padat dengan ikal kecil dan hanya meliputi setengah bagian saja dari tubuhnya.
Kenari ini adalah kenari tipe, dikembang biakan untuk penampilan fisik daripada warna ataupun lagunya.
Ada ragam varietas dari kenari berjumbai ini termasuk diantaranya : French Frill, Fiorina Frill, Milanese Frill, Gibber italicua, Giboso Espanol, japanese Frill,Parisian Frill, Southern Dutch Frill, Munich Frill, Scotch Fancy Frill, Swiss Frill, Roebekian Frill, Hunchback Frill, Brazillian Frill dan beberapa dari jenis kenari jambul seperti Padovan Frill dan Florin Frill.

KENARI ROLLER 

sebuah survey di negara negara eropa menyebutkan bahwa salah satu kenari jenis penyanyi yang paling populer adalah kenari roller .
Kenari Roller atau biasa disebut kenari roller jerman atau The hartz mountain roller canary adalah kenari yang paling dihargai selama ratusan tahun karena keindahan lagunya. tidak hanya memiliki lagu yang bagus tetapi juga memiliki kemampuan meniru yang cukup baik dibanding kenari lainnya.  dari jaman dulu kenari jantan muda yang baru melewati masa mabung pertamanya di gantung didekat kenari jantan dewasa yang memiliki lagu yang sempurna dan variasi dengan tujuan pemasteran, kenari muda akan belajar dan menirukan lagu yang berulang kali dinyanyikan oleh kenari dewasa tersebut, dewasa ini pemasteran lebih banyak dilakukan dengan menggunakan media rekaman.
Kenari Roller adalah salah satu yang terkenal dari beberapa jenis kenari penyanyi, yang banyak dikembang biakan untuk lagunya daripada warna atuapun penampilan fisiknya, kenari penyanyi ini termasuk kenari waterslager, russian singer, american singer dan spanish timbrado.